Laminar Air Flow Cabinet

Minggu, 29 April 2018
Laminar Air Flow Cabinet


Laminar Air Flow Cabinet merupakan suatu alat yang menyediakan ruangan kerja steril untuk melindungi sampel dari kontaminan dengan cara kerja memaparkan sinar UV kemudian menyapu ruangan tersebut dengan hembusan udara steril secara terus-menerus yang diambil dari lingkungan setelah udara tersebut disaring melewati pre-filter dan HEPA filter.


Bagian-bagian dari Laminar Air Flow Cabinet


1.      Pre-filter. Bagian ini merupakan penyaring udara yang menyaring udara dari lingkungan secara kasar. Artinya, hanya debu dan partikel besar saja yang dapat ditahan oleh filter ini. Pre-filter biasanya berbahan serat polyester dan dapat dibersihkan dengan cara dicuci atau menggunakan vacuum cleaner. Namun lebih baik, setahun sekali Pre-filter diganti dengan yang baru.


2.      Blower. Blower merupakan alat yang berfungsi menghisap udara dari lingkungan dan menghembuskannya ke dalam Laminar Air Flow Cabinet. Udara yang dihembuskan tidak langsung ke ruangan, tetapi ke permukaan HEPA filter terlebih dahulu untuk disaring secara halus.


3.      HEPA Filter atau High Efficiency Particulate Air Filter merupakan pengaman terakhir dari udara yang masuk ke kabin. Nilai efisiensinya hingga 99.99% dengan celah udara yang dapat melewatinya yaitu 0.3µm. HEPA Filter ini mampu menghalangi masuknya spora dan jamur serta kuman yang terdapat di udara sehingga sampel tidak terkena kontaminasi. HEPA Filter dapat bertahan hingga 3 tahun jika Laminar Air Flow Cabinet ditempatkan pada ruangan yang dijaga kebersihannya. HEPA Filter harus disertai sertifikat dari produsen untuk memastikan bekerja dengan baik dan benar.


4.      Lampu UV, atau lampu ultraviolet berfungsi membunuh kuman dan kontaminan yang masuk dari arah front window ke dalam kabin. UV yang baik untuk Laminar Air Flow Cabinet biasanya memiliki emisi sebesar 253.7 nm. Lampu UV juga dapat bertahan hingga 3 tahun.


5.      Lampu penerangan. Lampu penerangan merupakan bagian yang wajib ada pada Laminar Air Flow Cabinet sebagai sumber pencahayaan saat operator bekerja. Biasanya digunakan lampu Fluorescent 12 Watt – 16 Watt LED untuk penerangan Laminar Air Flow Cabinet.


6.      Front Window. Bagian ini biasanya terbuat dari bahan Kaca maupun Akrilik yang dilengkapi dengan handle sebanyak dua buah. Front window biasanya hanya dapat terbuka maksimal setengah dari lebarnya. Front Window berfungsi sebagai alat pencegah masuknya kontamian dari arah operator dan sebagai display untuk operator terhadap sampel. Saat operator bekerja, Blower dinyalakan, Front Window sebaiknya hanya terbuka hanya 20 – 25cm agar aliran udara yang keluar semakin cepat dan semakin baik serta untuk mengantisipasi masuknya kontaminan dari depan.


7.      Tombol fungsi alat. Tombol pada LAFC sederhana biasanya ada tiga, yaitu untuk Blower, Lampu UV dan Lampu Penerangan. Sebaiknya terdapat di bagian atas dari Front window agar terlihat dan mudah dijangkau.


8.      Kaki Laminar. Kaki laminar sebaiknya dilengkapi dengan roda dan pengunci agar Laminar Air Flow Cabinet mudah diatur letaknya. Sebenarnya ada pula laminar yang tidak memiliki kaki, biasanya diletakkan diatas meja dan tidak mudah atau tidak untuk dipindahkan kemana-mana.


 

Penggunaan Laminar Air Flow Cabinet


1.      Pada saat pertama kali Laminar diproduksi dan berasal dari pabrik atau gudang, bersihkan permukaan luar laminar serta kabin. Membersihkan bagian luar Laminar menggunakan bahan yang tidak merusak cat atau permukaan Laminar. Untuk membersihkan bagian kabin laminar, gunakan desinfektan atau alkohol medis 70% kemudian pastikan bersih dari debu dan dalam keadaan kering.


2.      Nyalakan lampu UV selama 30 menit. Hal yang perlu diperhatikan saat lampu UV menyala antara lain, pastikan lampu penerangan dan blower tidak dinyalakan; tutup front window secara penuh, jika memungkinkan tutup front window dengan tirai; hindari kontak dengan mata dan kulit.


3.      Setelah 30 menit, matikan lampu UV. Nyalakan blower dan buka front window sebanyak  15 – 20cm. Hidupkan blower selama 15 – 30 menit.


4.      Laminar Air Flow Cabinet siap digunakan. Pastikan peralatan yang masuk ke dalam kabin Laminar dalam keadaan steril (lebih baik disterilkan menggunakan lampu UV pada tahap 2). Pastikan juga tangan operator dalam keadaan steril.


5.      Setelah penggunaan Laminar, matikan blower, bersihkan kabin menggunakan alkohol 70% (kecuali bagian atas, karena bagian atas terdapat HEPA Filter).


6.      Tutup front window, matikan lampu penerangan dan nyalakan lampu UV selama 15menit.


7.      Matikan lampu UV.


 




  Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar