Hotplate - Tips Bekerja dengan Hotplate di Laboratorium

Selasa, 21 Juni 2016
Hotplate - Tips Bekerja dengan Hotplate di Laboratorium

Tips Bekerja dengan Hotplate di Laboratorium


Hotplate di laboratorium memang sudah jelas berbahaya, seperti berpotensi dapat membakar seseorang yang berada di dekatnya atau membakar dirinya sendiri dan seisi laboratorium. Sementara itu, sekarang sudah banyak hotplate diproduksi dengan lebih aman, namun penggunaannya harus tetap waspada dan berhati-hati. Hotplate generasi dahulu lebih beresiko terbakar mengeluarkan percikan api karena salah satunya thermostat bimetal yang mudah berkarat. Berikut adalah 10 tips keselamatan di laboratorium ketika menggunakan hotplate.

  • Ketika memanaskan material dalam suatu wadah, pastikan gelas dalam wadah juga tahan terhadap panas. Periksa juga keretakan gelas, ada atau tidak dengan mata telanjang. Jangan menempatkan botol kaca, kaca lembut, atau botol langsung di atas hotplate, dan pastikan permukaan hotplate lebih besar dari objek yang dipanaskan.
  • Ketika Anda mendidihkan suatu cairan, menambahkan batu didih akan membantu proses jadi lebih cepat.
  • Berhati-hati saat kondensasi materi dalam wadah, jika kelembaban hanya sedikit dan wadah terkena panas, keretakan dapat terjadi.
  • Cairan titik didih rendah tidak boleh dipanaskan pada pengaturan tinggi karena suhu bisa mencapai 540 derajat Celcius. Namun jika memanaskan air hal tersebut diperbolehkan saja, dengan tetap menjaga kehati-hatian.
  • Tidak dianjurkan memanaskan panci logam menggunakan hotplate karena dapat merusak hotplate dan menimbulkan resiko terpentalnya panci logam dari hotplate.
  • Ketika mengangkat objek dari hotplate, gunakan penjepit dan alat yang tahan terhadap panas serta tidak meleleh.
  • Jangan meletakkan atau menyimpan bahan yang mudah menguap atau terbakar di sekitar hotplate.
  • Batasi penggunaan hotplate ‘tua’ untuk bahan yang mudah terbakar. Hotplate yang baru lebih aman digunakan untuk kegiatan rutin di lab yang beresiko.
  • Periksa thermostat, jika korosi harus diganti dan hotplate diperbaiki. Thermostat yang korosi atau berkarat dapat menimbulkan percikan api.
  • Mungkin hal yang palin g penting dari semua yaitu mematikan hotplate setelah digunakan dan memutus aliran listriknya.

http://batavialab.com/hot-plate-stirrer-detail-184412.html

 

Download PDF



  Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar